DIWAJIBKAN KEPADA SELURUH SMA/SMK/SMLB UNTUK MENGISI DATA POKOK PENDIDIKAN SECARA LENGKAP DAN BENAR KARENA AKAN DIJADIKAN DASAR PENERBITAN NOMOR PESERTA UN, PENYALURAN BANTUAN SERTIFIKASI GURU, BOS, BSM, BANTUAN SARPRAS DAN BANTUAN LAINNYA,Terima Kasih_SATU NUSA SATU BANGSA SATU BAHASA SATU DATA_Tim ICT Center SMK Alor

Peran Teknologi Informasi

Posted by ictcentersmkalor Minggu, 05 Mei 2013 0 komentar
Peran teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari sangat penting. Karena perkembangan teknologi sudah semakin pesat sehingga kebuutuhan masnusia akan teknologi juga semakin banyak. Salah satu saat ini yang memanfaatkan teknologi informasi adalah perushaan.
Penggunaan IT dalam sebuah organisasi sangatlah penting, untuk menerapkan IT haruslah dilihat karakteristik organisasi tersebut. Apakah dengan IT mampu meningkatkan efisiensi sebuah perusahaan, sehingga dalam penerapan IT dibutuhkan orang yang handal yang dapat berjalan dengan baik. Peran teknologi informasi bagi sebuah perusahaan dapat kita lihat dengan menggunakan kategori yang diperkenalkan oleh G.R. Terry, ada 5 peranan mendasar teknologi informasi di sebuah perusahaan, yaitu:

1. Fungsi Operasional akan membuat struktur organisasi menjadi lebih ramping telah diambil alih fungsinya oleh teknologi informasi. Karena sifat penggunaannya yang menyebar di seluruh fungsi organisasi, unit terkait dengan manajemen teknologi informasi akan menjalankan fungsinya sebagai supporting agency dimana teknologi informasi dianggap sebagai sebuah firm infrastructure.

2. Fungsi Monitoring and Control mengandung arti bahwa keberadaan teknologi informasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan aktivitas di level manajerial embedded di dalam setiap fungsi manajer, sehingga struktur organisasi unit terkait dengannya harus dapat memiliki span of control atau peer relationship yang memungkinkan terjadinya interaksi efektif dengan para manajer di perusahaan terkait.
 
3. Fungsi Planning and Decision mengangkat teknologi informasi ke tataran peran yang lebih strategis lagi karena keberadaannya sebagai enabler dari rencana bisnis perusahaan dan merupakan sebuah knowledge generator bagi para pimpinan perusahaan yang dihadapkan pada realitas untuk mengambil sejumlah keputusan penting sehari-harinya. Tidak jarang perusahaan yang pada akhirnya memilih menempatkan unit teknologi informasi sebagai bagian dari fungsi perencanaan dan/atau pengembangan korporat karena fungsi strategis tersebut di atas.

4. Fungsi Communication secara prinsip termasuk ke dalam firm infrastructure dalam era organisasi moderen dimana teknologi informasi ditempatkan posisinya sebagai sarana atau media individu perusahaan dalam berkomunikasi, berkolaborasi, berkooperasi, dan berinteraksi.

5. Fungsi Interorganisational merupakan sebuah peranan yang cukup unik karena dipicu oleh semangat globalisasi yang memaksa perusahaan untuk melakukan kolaborasi atau menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan lain. Konsep kemitraan strategis atau partnerships berbasis teknologi informasi seperti pada implementasi Supply Chain Management atau Enterprise Resource Planning membuat perusahaan melakukan sejumlah terobosan penting dalam mendesain struktur organisasi unit teknologi informasinya. Bahkan tidak jarang ditemui perusahaan yang cenderung melakukan kegiatan pengalihdayaan atau outsourcing sejumlah proses bisnis terkait dengan manajemen teknologi informasinya ke pihak lain demi kelancaran bisnisnya. Tipe dan fungsi peranan teknologi informasi ini secara langsung akan berpengaruh terhadap rancangan atau desain struktur organisasi perusahaan; dan struktur organisasi departemen, divisi, atau unit terkait dengan system informasi, teknologi informasi, dan manajemen informasi.

Dari pembahasan di atas dapat kita simpulkan bahwa peranan TI dalam suatu perusahaan besar, sedang maupun kecil, baik itu swasta, BUMN maupun pemerintahan, semuanya membutuhkan sistem TI yang dapat mengintegrasikan informasi sehingga dapat mendukung infrastruktur perusahaannya. Bank Ekonomi, Group Kalbe, FFI, dan Coty Inc. adalah beberapa perusahaan besar yang telah menerapkan aplikasi TI secara luas, hal ini dilakukan karena aplikasi yang terdahulu tidak dapat lagi menunjang system yang sedang berjalan. Meskipun ada hambatan-hambatan yang dihadapi saat implementasi ataupun dana yang terbilang sangat besar untuk implementasi TI hal tersebut tidak menghalangi perusahaan untuk tetap berjalan karena apa yang telah dikeluarkan seimbang dengan apa yang didapatkan, dalam hal ini proses impelemntasi sesuai dengan apa yang diharapkan.

Baca Selengkapnya ....

Perkembangan Informasi Teknologi

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Perkembangan informasi teknologi sangat pesat bahkan di pelosok-pelosok yang dulunya belum merasakan teknologi pun sekarang bisa menikmati layanan informasi teknologi scara online.

Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi diharapkan dapat menjadi fasilitator dan interpreter. Semula teknologi informasi digunakan hanya terbatas pada pemrosesan data. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi tersebut, hampir semua aktivitas organisasi saat ini telah dimasuki oleh aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi.
Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya. Selanjutnya, teknologi informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan.
Ada berbagai macam sistem informasi dengan menggunakan teknologi informasi yang muncul, antara lain Electronic Data Processing Systems, Data Processing Systems (DPS), Decision Support System (DSS), Management Information System (MIS), Executive Information Systems (EIS), Expert System (ES) dan Accounting Information System (AIS) (Bodnar, 1998). Saluran komunikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi adalah standard telephone lines, coaxial cable, fiber optics, microwave systems, communications satellites, cellular radio and telephone. Sedangkan konfigurasi jaringan yang dapat dipakai untuk berkomunikasi adalah Wide Area Network (WAN), Local Area Network (LAN), dan Client/Server Configurations (Romney, 2000).
EDP adalah penggunaan teknologi komputer untuk menyelenggarakan pemrosesan data yang berorientasi pada transaksi organisasi. Sistem ini digunakan untuk mengolah data transaksi yang sifatnya rutin (sehari-hari). Sistem ini tidak dapat membantu pekerjaan pihak manajemen yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. Sistem ini hanya bermanfaat untuk meningkatkan ketepatan waktu dan frekuensi penyajian laporan. Secara fundamental, EDP merupakan aplikasi system informasi akuntansi dalam setiap organisasi. Istilah data processing (DP) sebenarnya sama dengan EDP.
MIS merupakan penggunaan teknologikomputer untuk menyediakan informasi yang berorientasi pada manajemen level menengah. MIS mengakui adanya kenyataan bahwa para manajer dalam suatu organisasi membutuhkan informasi dalam rangka pengambilan keputusan dan bahwa sistem informasi berbasis komputer dapat membantu penyediaan informasi bagi para manajer.
DSS adalah suatu sistem informasi yang datanya diproses dalam bentuk pembuatan keputusan bagi pemakai akhir. Karena berorientasi pada pemakai akhir, maka DSS membutuhkan penggunaan model-model keputusan dan database khusus yang berbeda dengan sistem DP. DSS diarahkan pada penyediaan data yang nyata, khusus, dan informasi yang tidak rutin yang diminta oleh manajemen. DSS dapat digunakan untuk menganalisis kondisi pasar sekarang atau pasar potensial. DSS juga dapat membantu mengubah proses bisnis, dimana umumnya manajer membuat semua keputusan, namun dengan adanya teknologi informasi seperti decision support tools, access database, dan modelling software, pengambilan keputusan menjadi bagian setiap orang.
ES merupakan sistem informasi yang berbasis pada pengetahuan yang menggunakan pengetahuan tentang bidang aplikasi khusus untuk menjalankan kegiatan sebagai konsultan ahli bagi pemakai akhir. Seperti DSS, ES membutuhkan penggunaan model-model keputusan manajemen dan database khusus. Tidak seperti DSS, ES juga membutuhkan pengembangan basis pengetahuan dan inference engine. Jika DSS membantu manajemen dalam rangka pengambilan keputusan, maka ES membuat keputusan tersebut.
EIS merupakan suatu sistem informasi yang berkaitan dengan kebutuhan manajemen puncak mengenai informasi strategik dalam proses pengambilan keputusan strategik. Sedangkan AIS merupakan sebuah sistem yang menyediakan informasi bersifat keuangan dan non keuangan bagi para pengambil keputusan. Penggunaan teknologi informasi pada aktivitas perusahaan seperti pada value chain dapat menghasilkan beberapa keuntungan, seperti penghematan biaya, percepatan waktu operasi, peningkatan produktivitas, percepatan waktu pengiriman barang dan jasa kepada pelanggan, serta peningkatan nilai barang dan jasa yang tinggi pada pelanggan.
Salah satu teknologi informasi yang tidak kalah pentingnya adalah pemakaian Electronic Data Interchange (EDI). EDI adalah komunikasi antar komputer dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan mengurangi pekerjaan yang sifatnya klerikal. Hansen dan Hill (1989) mendefinisikan EDI sebagai pergerakan dokumen bisnis dalam format terstruktur antara berbagai patner bisnis dalam suatu organisasi. Dengan EDI, dokumen yang diterima dapat memerintahkan komputer secara otomatis. EDI yang terintegrasi memberikan peluang pada manajer untuk berkonsentrasi penuh pada pengambilan keputusan strategik dan meningkatkan kemampuan dalam pengendalian beberapa aktivitas.
Teknologi akan terus berkembang. Teknologi informasi yang kuat akan menjadi competitive edge bagi perusahaan dan sekaligus menjadi entry barrier (Fasio, 1994). Bagi organisasi yang ingin maju dan berkembang, tidak ada alasan untuk tidak menggunakan teknologi sepanjang hal itu dapat mempermudah perusahaan menyesuaikan diri dengan lingkungannya (Hanscombe, 1989).

Baca Selengkapnya ....
Posted by ictcentersmkalor Kamis, 02 Mei 2013 0 komentar
Jakarta --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan nasional Tahun 2013, hari ini, Kamis (2/5). Upacara dimulai pukul 08.00 WIB berlangsung khidmat dan tertib. Bertindak sebagai pembina upacara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh.
Mendikbud Mohammad Nuh, menyampaikan pentingnya pendidikan sebagai vaksin dan elevator sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kedua hal tersebut dapat menaikkan daya tahan sosial agar terhindar dari penyakit kemiskinan, ketidaktahuan, dan keterbelakangan beradaban, serta meningkatkan status sosial masyarakat.
Pentingnya peranan tersebut, kata Menteri Nuh, melatar belakangi dipilihnya tema Hardiknas 2013 “Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan”. Tema itu merupakan cerminan dari jawaban terhadap tantangan, persoalan, dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang lebih baik. Layanan pendidikan harus dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education for All) tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan.
Dalam kesempatan tersebut Kemdikbud memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 168 pegawai di lingkungan Kemdikbud. Sebanyak 47 pegawai menerima Satyalancana Karya Satya XXX Tahun, 108 pegawai menerima Satyalancana Karya Satya XX Tahun, serta 15 pegawai memperoleh Satyalancana Karya Satya X Tahun.
Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2013 di kantor Kemdikbud dihadiri para pejabat eseleson I sampai eselon IV di lingkungan Kemdikbud, dan mantan Menteri Pendidikan Nasional Wardiman Djojonegoro dan Yahya Muhaimin juga menghadirkan siswa-siswi SMP Negeri 216 Jakarta dan SMA Negeri 78 Jakarta sebagai paduan suara. (JS)


Baca Selengkapnya ....

Pemerintah Beri Perhatian Serius Kepada Siswa Miskin

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta --- Terkait dengan prinsip pendidikan untuk semua (education for all) dan amanat UUD 1945 pasal 31, Pemerintah memberikan perhatian serius kepada peserta didik yang berasal dari keluarga miskin. Perhatian lebih kepada siswa-siswa dari keluarga miskin diharapkan dapat menurunkan angka putus sekolah dan menjadi elevator sosial bagi mereka, ujar Mendikbud Mohammad Nuh. "Yang harus kita beri perhatian lebih adalah anak-anak dari 20% termiskin, karena angka drop-out cukup tinggi, dan angka melanjutkan sekolah masih kurang," kata Menteri Nuh di hadapan sejumlah wartawan, di ruang kerjanya, hari ini Kamis (2/5/2013).
Salah satu bentuk perhatian pemerintah adalah dengan memberikan bantuan berupa beasiswa siswa miskin (BSM), yang pada tahun pelajaran 2013/2014 akan dinaikkan unit-cost-nya. Mantan Menkominfo tersebut menjelaskan bahwa BSM untuk siswa SD, dinaikkan dari Rp. 360.000 per bulan menjadi Rp. 450.000, sedangkan untuk siswa SMP naik dari Rp. 550.000 menjadi Rp. 750.000. "Kalau untuk siswa SMA/SMK sudah dirasa cukup yaitu 1 juta," ujarnya menambahkan.
Selain itu, menurut Mendikbud, mulai tahun pelajaran 2013/2014 Pemerintah memulai program Pendidikan Menengah Universal (PMU) yang ditandai dengan pemberian bantuan operasional sekolah (BOS) untuk sekolah menengah. Dengan program PMU tersebut diharapkan angka partisipasi peserta didik di jenjang pendidikan menengah dapat naik signifikan. Sedangkan pada jenjang pendidikan tinggi, Kemdikbud memiliki program Bidikmisi yang memberi kesempatan mahasiswa miskin untuk mengenyam pendidikan tinggi baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).
Menteri Nuh menjelaskan bahwa dari tahun ke tahun angka partisipasi peserta didik dari keluarga miskin sudah meningkat, namun Pemerintah terus berupaya menaikkan angka tersebut demi perbaikan taraf hidup mereka nantinya. Tahun 2011 sudah ada peningkatan dimana siswa miskin yang kuliah di perguran tinggi naik dari 1,1% menjadi 3,45%. "Namun itu belum cukup, kita gelontor terus agar mereka bisa menikmati pendidikan," kata Mantan Rektor ITS tersebut. (NW)


Baca Selengkapnya ....

Hardiknas 2013, Pendidikan Sebagai Vaksin dan Elevator Sosial

Posted by ictcentersmkalor Rabu, 01 Mei 2013 0 komentar
Jakarta --- Dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2013, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, menyampaikan pentingnya pendidikan sebagai vaksin dan elevator sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kedua hal tersebut dapat menaikkan daya tahan sosial agar terhindar dari penyakit kemiskinan, ketidaktahuan, dan keterbelakangan beradaban, serta meningkatkan status sosial masyarakat.
“Bagaimana caranya menaikkan daya tahan (imunitas) sosial agar terhindar dari ketiga macam penyakit tersebut? Jawabannya adalah pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan dapat menjadi vaksin sosial,” kata Mendikbud saat membacakan sambutannya pada upacara peringatan Hardiknas (2/5), di halaman Kantor Kemdikbud.
Pentingnya peranan tersebut, kata Menteri Nuh, melatar belakangi dipilihnya tema Hardiknas 2013 “Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan”.Tema itu merupakan cerminan dari jawaban terhadap tantangan, persoalan, dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang lebih baik. Layanan pendidikan harus dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education for All) tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan, mulai tahun pelajaran 2013/2014 akan diterapkan Kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas.
Bertahap, berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap  jenjang, tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD, dan kelas 7(tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK. Terbatas diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah.
Kurikulum 2013 Ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. 

Baca Selengkapnya ....

Permendikbud Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Kriteria Kelulusan dan Penyelenggaraan Ujian Nasional

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Permendikbud Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah /Madrasah / Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional, dapat diunduh pada lampiran di bawah ini:


Baca Selengkapnya ....

Usulan Calon Peserta Program Beasiswa S2 Pengawas/Calon Pengawas Sekolah (SMA dan SMK) Pendidikan Menengah Tahun 2013

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Dengan hormat kami informasikan, bahwa sesuai dengan amanah Permendiknas Nomor 12 Tahun 2007, tentang kualifikasi Pengawas Sekolah Pendidikan menengah minimal berpendidikan strata dua (S2). Menurut data yang kami peroleh Pengawas Dikmen SMA/SMK berjumlah 5.850 orang dan dari jumlah tersebut yang belum memiliki kualifikasi pendidikan S2 sebanyak 4.943 orang. Dengan demikian Pengawas Sekolah yang berkualifikasi S2 hanya sebanyak 16 % dari jumlah Pengawas Sekolah yang ada.
Sejak tahun 2010, Direktorat Tenaga Kependidikan Ditjen PMPTK bekerjasama dengan LPMP DKI Jakarta dan DI yogyakarta telah memberikan beasiswa S2 kepada 184 Pengawas Sekolah dan guru yang akan diproyeksikan menjadi Pengawas Sekolah Kab/Kota. Sampai saat ini sekitar 43 orang telah lulus dari program S2 Pengawas Sekolah yang diselenggarakan oleh Program Magister Universitas Indonesia dan 46 orang di Program Magister Universitas Gadjah Mada, sedangkan untuk tahun 2013 masih terdapat 37 Orang pada semester empat di Universitas Indonesia dan 58 orang di pada semester empat Universitas Gadjah Mada. Sejak tahun 2012 sesuai dengan perubahan organisasi Kemendikbud, program tersebut dilanjutkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah Ditjen Pendidikan Menengah dengan memberikan beasiswa kepada 148 Orang di empat LPTK terdiri dari 25 orang di Universitas Negeri Medan, 47 orang di Universitas Negeri Jakarta, 29 Orang di Universitas Negeri Makassar dan 48 orang di Universitas Negeri Semarang.
Pada tahun 2013 Direktorat P2TK Dikmen akan menlanjutkan program tersebut dengan memberikan beasiswa S2 kepengawasan kepada 100 orang Pengawas Sekolah atau calon Pengawas Sekolah, yang akan dilaksanakan bekerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Semarang (UNESS), Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Universitas Negeri Medan (UNIMED).
Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengharapkan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk mengajukan calon penerima beasiswa program S2 Pengawas Pendidikan Menengah dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Pengawas Sekolah SMA, SMK yang sudah bertugas, memiliki kualifikasi pendidikan S1, berusia maksimal 50 tahun pada bulan Juni 2013.
2. Guru Bidang Studi di SMA, SMK atau Kepala Sekolah SMA, SMK status PNS, yang akan diproyeksikan oleh Dinas Pendidikan yang bersangkutan menjadi Pengawas Sekolah dan memiliki kualifikasi pendidikan S1, berusia maksimal 48 tahun pada bulan Juni 2013 dengan masa kerja minimal 5 tahun.
3. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter tidak menderita penyakit kronis sehingga dapat membahayakan pada waktu mengikuti pendidikan, dan bagi peserta wanita tidak dalam keadaan hamil, serta tidak hamil selama pendidikan.
surat dan pedoman dapat di unduh dibawah ini.:

Baca Selengkapnya ....

Sambutan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2013 Kamis, 2 Mei 2013

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar

Baca Selengkapnya ....

Mendikbud Bentuk Tim Khusus Selesaikan Status Guru Honorer

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta --- Sehari menjelang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melakukan audiensi dengan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI). Pertemuan berlangsung di ruang rapat Gedung A lantai 2 Kemdikbud, Jakarta, pada Selasa siang (30/4). Sejumlah guru dari berbagai daerah menyampaikan aspirasi mereka serta masalah yang dihadapi di daerahnya masing-masing kepada Mendikbud.
Menanggapi aspirasi seorang guru mengenai status guru honorer yang masih banyak di daerah-daerah, Mendikbud memutuskan untuk membentuk tim khusus yang akan bekerja sama mengatasi permasalahan status guru honorer. Tim tersebut terdiri dari perwakilan Kemdikbud, dan perwakilan dari PGRI. Perwakilan dari Kemdikbud akan dikoordinir Kepala Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Kebudayaan, Syawal Gultom, sedangkan perwakilan dari PGRI dikoordinir Ketua PGRI, Sulistiyo.
“Kalau perlu SK, akan di-SK-kan sehingga memiliki kekuatan hukum,” ujar Mendikbub. Dibentuknya tim khusus ini supaya permasalahan mengenai status guru honorer bisa cepat selesai. Mendikbud menambahkan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, juga memiliki semangat yang sama mengenai penyelesaian status guru honorer.
Kemudian menjawab keresahan guru tentang penerapan Kurikulum 2013, Mendikbud menegaskan, Kurikulum 2013 tidak boleh merugikan hak-hak dasar seorang guru. Ia menjelaskan, guru yang mata pelajarannya dihapus dalam Kurikulum 2013, akan dikonversi ke mata pelajaran lain. Selain itu, Kurikulum 2013 merupakan desain minimum, sehingga sekolah diperbolehkan menambah mata pelajaran atau mengembangkan desain itu.”Yang penting hak-hak guru dijaga, tidak boleh serta-merta diragukan,” ujarnya. (DM)


Baca Selengkapnya ....

LJUN yang Difotokopi Maupun yang Cacat Tetap Bisa Dipindai

Posted by ictcentersmkalor Senin, 29 April 2013 0 komentar
Jakarta --- Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sebagai perguruan tinggi negeri yang menjadi pusat lokasi pemindaian lembar jawaban ujian nasional (LJUN) di provinsi DKI Jakarta, menjamin keamanan dan keabsahan pemindaian LJUN. Setiap lembar pemindaian dilakukan dengan teliti dan hati-hati supaya siswa tidak dirugikan. Untuk memindai LJUN, UNJ menggunakan dua jenis mesin pindai (scanner), yaitu optic scanner dan image scanner.
Soeprijanto, Pembantu Rektor IV UNJ, mengajak tim portal Kemdikbud melihat langsung proses pemindaian LJUN yang terletak di gedung Pusat Studi dan Sertifikasi Guru UNJ, Jakarta. Di ruang pemindaian terdapat dua jenis mesin pindai (scanner), yaitu optic scanner dan image scanner. Optic scanner digunakan untuk memindai LJUN asli dan utuh, yang tidak memiliki kerusakan atau cacat. Sedangkan image scanner digunakan untuk memindai LJUN hasil fotokopi dan LJUN yang rusak atau cacat, sehingga tidak bisa dipindai dengan optic scanner.
Tingkat kecacatan LJUN pun beragam. Ada yang kertasnya sobek di bagian tertentu, dan ada yang mengalami pergeseran garis di kertas akibat percetakan. Perlakuan petugas pemindai LJUN di UNJ pun berbeda-beda, tergantung jenis kecacatannya. Untuk LJUN yang sobek di bagian tertentu, masih bisa dipindai dengan image scanner jika sobekannya tidak kena di bagian yang substansi. Sedangkan jika sobek di bagian yang substansi, misalnya di bagian pembulatan jawaban akibat dihapus terlalu keras, petugas akan menambal LJUN tersebut dengan potongan LJUN khusus di bagian pilihan jawaban. Penambalan LJUN tersebut dilakukan dengan menggunakan selotip. Sementara untuk LJUN yang tidak bisa dipindai sama sekali, petugas akan menyalin secara manual jawaban dari LJUN peserta ke LJUN kosong yang sudah disiapkan oleh Puspendik Balitbang Kemdikbud.
Menjawab kekhawatiran masyarakat akan kualitas LJUN yang difotokopi, Soeprijanto menjelaskan, LJUN hasil fotokopi tetap bisa dipindai dengan sempurna oleh image scanner. Hal tersebut dibuktikannya dengan memperlihatkan proses kerja mesin pindai itu di hadapan tim portal Kemdikbud, saat berkunjung ke UNJ pada Senin siang, (29/4).
Pemindaian LJUN di UNJ sudah memasuki minggu ke-3. Itu berarti, tinggal sedikit lagi pemindaian akan selesai. Soeprijanto menjelaskan, dari total 128-ribu LJUN di provinsi DKI Jakarta, hanya tinggal LJUN paket C yang belum dipindai.  “Hari ini bisa selesai semua kecuali paket C, sekitar 7-ribu,” katanya.
Sementara Irsal, Kepala Pusat Komputer (Puskom) UNJ mengatakan, dibutuhkan waktu lebih lama untuk memindai LJUN paket C. “Paket C ukurannya beda. Biasanya satu hari bisa selesai 8 boks LJUN, tapi kalau paket C hanya bisa selesai 2 boks sehari,” katanya.
Irsal menjelaskan, jumlah petugas pemindaian LJUN di UNJ berjumlah 30 orang yang dibagi menjadi dua shift. Shift pertama bertugas mulai pukul 08.00 – 16.30 WIB, sedangkan shift kedua bertugas pukul 16.30 – 00.30 WIB. Ruang pemindaian pun dijaga tetap steril, supaya pihak yang tidak berkepentingan tidak bisa masuk. Penjagaan ketat dilakukan bekerja sama antara petugas keamanan internal UNJ dengan pihak kepolisian yang berjaga selama 24 jam. (DM)


Baca Selengkapnya ....

PTN Hanya Memindai LJUN, Kunci Jawaban Tetap di Puspendik

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta --- Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadi pusat pemindaian lembar jawaban ujian nasional (LJUN) untuk provinsi DKI Jakarta. Keterlibatan perguruan tinggi negeri (PTN) dalam proses pemindaian LJUN dilakukan untuk membantu siswa supaya tidak ada yang dirugikan akibat kesalahan teknis dalam mengisi LJUN maupun dalam proses pemindaian.
Sebanyak 128-ribu LJUN tingkat SMA dipindai di Gedung Pusat Studi dan Sertifikasi Guru UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur. Di tempat inilah para petugas pemindaian LJUN dari UNJ bekerja dengan teliti dan hati-hati memproses LJUN dengan menggunakan alat pindai (scanner). Tujuan utama pemindaian adalah untuk mengubah data LJUN, dari data tertulis menjadi data elektronik atau digital.  Data tersebut selanjutnya dikirim ke Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Balitbang Kemdikbud.
Soeprijanto, Pembantu Rektor IV UNJ mengatakan, ada tiga tahap dalam proses pemindaian LJUN. Pertama, tahap penerimaan berkas. Berkas LJUN diterima  UNJ dari sekolah atau dari rayon. Kedua, tahap pemberkasan. Di tahap pemberkasan ini, dilakukan pencocokan jumlah LJUN dengan jumlah naskah soal. Petugas akan melacak keberadaan LJUN jika ada LJUN yang tidak masuk dalam bundel naskah (LJUN dan naskah soal berada dalam 1 set). Tahap ketiga, yaitu tahap terakhir, adalah scanning atau pemindaian.
“Perguruan tinggi hanya memastikan bahwa perubahan data dari manual ke digital akurat,” ungkap Soeprijanto, saat ditemui tim portal Kemdikbud di Gedung Rektorat UNJ, pada Senin siang, (29/4). Ia menegaskan, UNJ tidak memiliki kunci jawaban UN. Kunci jawaban hanya dipegang Puspendik Balitbang Kemdikbud. Setelah semua LJUN selesai dipindai, UNJ akan mengirimkan data digital tersebut ke Puspendik, lalu Puspendik lah yang akan melakukan penilaian berdasarkan kunci jawaban. (DM)


Baca Selengkapnya ....

BSNP Nyatakan UN SMA Sederajat Tahun Pelajaran 2012/2013 Sah

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta --- Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menyatakan bahwa pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan yang sederajat tahun pelajaran 2012/2013 dinyatakan sah. Hal tersebut disampaikan Ketua BSNP, Aman Wirakartakusumah, dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Jakarta, hari ini Senin (29/04). Pernyataan pers BSNP tersebut dapat diunduh pada tautan berikut ini.
Ketua BSNP menyatakan bahwa prosedur operasi standar (POS) UN 2012/2013 disusun BSNP untuk pelaksanaan UN dalam situasi dan kondisi normal. Pada saat terjadi situasi yang tidak diinginkan, yang dalam hal ini dipicu ketidakmampuan salah satu percetakan menyelesaikan pekerjaannya, maka berdasarkan Pasal 3 Peraturan BSNP Nomor 0020/P/BSNP/I/2013 tentang POS UN SMP Sederajat dan SMA Sederajat Tahun Pelajaran 2012/2013, dengan memperhatikan hak siswa dalam mengikuti UN, dan adanya variasi soal antar zona, serta adanya 20 variasi soal dalam setiap ruang, BSNP setelah berkoordinasi dengan Pemerintah (Kemdikbud), membuat keputusan untuk menetapkan langkah-langkah yang belum diatur dalam POS UN sebagai berikut:
  1. Penggeseran jadwal pelaksanaan UN SMA sederajat Tahun Pelajaran 2012/2013 di 11 provinsi;
  2. Penggandaan naskah soal UN dengan fotokopi yang dikoordinasikan perguruan tinggi dan disaksikan oleh dinas pendidikan dan kepolisian.
Setelah memperoleh konfirmasi dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) bahwa pelaksanaan UN SMA sederajat Tahun Pelajaran 2012/2013 telah mengikuti prosedur yang ditetapkan di dalam POS dan surat edaran BSNP di atas, maka BSNP menyatakan pelaksanaan UN SMA sederajat Tahun Pelajaran 2012/2013 adalah sah. (NW)


Baca Selengkapnya ....

Bahas UN, Komisi X DPR dan Mendikbud Gelar Raker

Posted by ictcentersmkalor Minggu, 28 April 2013 0 komentar
Jakarta -- Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menggelar rapat kerja (raker) membahas pelaksanaan ujian nasional (UN) 2013, di Gedung DPR Jakarta, Jumat (26/4) kemarin. Rapat kerja tersebut dipimpin Agus Hermanto dari Fraksi Demokrat, dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Mendikbud Mohammad Nuh hadir didampingi Wakil Mendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim, Wakil Mendikbud Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti, para pejabat eselon I Kemdikbud, dan sejumlah rektor perguruan tinggi negeri (PTN).
Komisi X meminta Mendikbud untuk benar-benar melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah tegas terhadap pengambil kebijakan, pelaksana, dan pengawas pengadaan dan distribusi naskah ujian nasional 2013. Menteri Mohammad Nuh diminta pula segera menyelesaikan investigasi proses pelaksanaan pengadaan naskah soal UN tersebut dan kemudian hasilnya diserahkan pula ke Komisi X DPR.
Mendikbud menjelaskan bahwa tertundanya pelaksanaan UN SMA/sederajat di 11 provinsi di Indonesia wilayah tengah karena satu perusahaan yang bertugas mencetak naskah UN di wilayah tersebut yaitu PT Ghalia Indonesia Printing, gagal menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Langkah penundaan tersebut diambil untuk menyelamatkan pelaksanaan UN dan menurut Mendikbud merupakan opsi yang paling kecil resikonya.
Menteri Nuh juga menjelaskan bahwa invetigasi oleh Inspektorat Jenderal Kemdikbud telah dilakukan, dipimpin langsung Inspektur Jenderal Haryono Umar. "Investigasi meliputi pelaksanaan UN, pengadaan barang/jasa UN, dan pencetakan naskah UN," ujar mantan Menkominfo tersebut. Hasil invetigasi tersebut dijadwalkan selesai minggu depan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa jam sebelumnya juga telah meminta Mendikbud menyelesaikan hasil invetigasi pelaksanaan UN tersebut untuk diserahkan minggu depan.
Terkait pertanyaan sejumlah anggota Komisi X tentang kualitas lembar jawaban ujian nasional (LJUN) yang di beberapa daerah ditemukan berbahan kertas yang tipis dan mudah pudar sehingga dikhawatirkan tidak terbaca scanner, sejumlah rektor PTN menjelaskan bahwa proses pemindaian berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. "Perlu saya sampaikan bahwa apa yang dikhawatirkan oleh masyarakat tentang LJUN yang tipis dan hasil fotokopi, saya jawab tidak ada masalah dengan scan lembar jawaban. Mungkin ada yang discan dengan printer normal jadi ngadat. Tapi dengan scan image, tidak ada masalah," ujar Rektor Universitas Haluoleo, Kendari Sulawesi Tenggara Usman Rianse.
Hal yang senada juga disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rochmat Wahab. "Hari Senin tanggal 15 April kami sempat mengalami masalah pemindaian, setelah melakukan koordinasi dengan Balitbang, kami diberikan software image scanner dan barcode reader, dan pemindaian berjalan lancar," ujar rekor UNY. (NW)

Baca Selengkapnya ....

Rektor PTN Jamin Pemindaian Lembar Jawaban UN Tak Rugikan Siswa

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta--Walaupun banyak yang mengeluhkan kualitas lembar jawaban UN  tidak baik, tipis  dan hasilnya bisa merugikan siswa namun   sinyalemen tersebut terbantahkan oleh sejumlah rektor perguruan tinggi negeri (PTN) yang menjamin pemindaian lembar jawaban ujian nasional (LJUN) akan dilakukan secara teliti dan hati-hati sehingga tidak merugikan siswa. Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dengan Komisi X DPR pada Jumat, (26/4).
Dalam RDP tersebut, Mendikbud Mohammad Nuh didampingi Wamendikbud bidang pendidikan, Musliar Kasim, Wamendikbud bidang kebudayaan, Wiendu Nuryanti, para pejabat eselon 1 Kemdikbud, serta beberapa rektor PTN. Hadir di antaranya
Rektor Universitas Haluoleo, Usman Rianse; Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rochmat Wahab; Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Bejo Suyanto, Rektor Universitas Negeri Semarang.
Tipisnya kertas LJUN membuat kekhawatiran berbagai pihak, termasuk Komisi X DPR, terhadap proses pemindaian. Dikhawatirkan, masalah teknis dalam pemindaian bisa merugikan siswa. Namun hal tersebut dibantah para rektor PTN yang hadir.
Rektor Universitas Haluoleo, Usman Rianse, menyatakan, masyarakat tak perlu khawatir proses pemindaian atas LJUN bakal merugikan peserta UN. "Perlu saya sampaikan bahwa apa yang dikawatirkan masyarakat tentang naskah LJUN yang tipis dan fotokopi, itu memang dengan scan normal, akan ngadat, tapi dengan sistim scan image tidak ada masalah, baik yang fotokopi maupun tipis," jelasnya. Ia menambahkan, saat ini pemindaian di Kendari, sudah mencapai 47-persen.
Sementara Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rochmat Wahab, menambahkan, banyak kalangan beranggapan pelibatan PTN dalam pengawasan UN sebagai respon atas ketidakpercayaan pemerintah pada pihak sekolah. Namun Rochmat menilai anggapan itu tidak tepat karena keterlibatan PTN untuk membantu siswa peserta UN.
"Justru kehadiran PTN menyelamatkan siswa agar tidak dirugikan. Karena dulu kalau LJUN tidak terbaca pemindaian ya sudah, sekarang pemindaian dilakukan dengan teliti, kalau ada yang tidak terbaca akan dicek kembali, mungkin ada yang kurang hitam atau rusak saat menghitamkan," jelasnya. Ia menuturkan, UNY telah berkoordinasi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud dalam melakukan image scanner.
Hal senada juga diungkapkan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Bedjo Sujanto. Ia mengatakan, secara umum pembagian LJUN di wilayah Jakarta tidak memiliki kendala ketika dilakukan pemindaian. "Kami menangani 27 rayon dan selama ujian berlangsung memang ada keluhan dengan lembar jawaban namun sampai hari ini tidak ada masalah dengan pemindaian," ujarnya. Peran serta PTN dalam pemindaian LJUN diharapkan berjalan dengan baik dan lancar sehingga jadwal pengumuman hasil UN pun bisa tepat waktu tandasnya. 
 

Baca Selengkapnya ....

Twitter

MAJALAH DIKBUD

TUKAR LINK

ictcentersmkalor

Admin

Admin
Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita || Digital Areas - Original design by Bamz | Copyright of ict center smk alor.