DIWAJIBKAN KEPADA SELURUH SMA/SMK/SMLB UNTUK MENGISI DATA POKOK PENDIDIKAN SECARA LENGKAP DAN BENAR KARENA AKAN DIJADIKAN DASAR PENERBITAN NOMOR PESERTA UN, PENYALURAN BANTUAN SERTIFIKASI GURU, BOS, BSM, BANTUAN SARPRAS DAN BANTUAN LAINNYA,Terima Kasih_SATU NUSA SATU BANGSA SATU BAHASA SATU DATA_Tim ICT Center SMK Alor

Komisi X Setujui Anggaran Kemdikbud TA 2013

Posted by ictcentersmkalor Minggu, 10 Maret 2013 0 komentar
Jakarta—Komisi X DPR RI menyetujui anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Tahun Anggaran 2013. Persetujuan anggaran ini disampaikan pada rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Mendikbud pada Jumat (8/03/2013).
Sebelumnya, Kemdikbud mengirimkan surat  No. 034/MPK/KU/2013 perihal permohonan persetujuan anggaran tersebut. Surat tersebut disampaikan kepada Pimpinan Komisi X DPR RI tertanggal 7 Maret 2013 dan diterima oleh Sekretariat Komisi X DPR RI pada hari yang sama pukul 20.00 WIB.
Kemdikbud menyatakan, persetujuan Komisi X DPR RI merupakan persyaratan administrasi atau dokumen pendukung untuk membuka bloking Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2013 tertanggal 5 Desember 2012. Dan revisi DIPA sesuai dengan persetujuan Komisi X DPR RI tanggal 21 Desember 2012.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan memblokir anggaran Kemdikbud karena belum menyerahkan persetujuan komisi terkait di DPR mengenai DIPA 2013. Dari total alokasi anggaran dalam DIPA TA 2013 sebesar Rp 73,1 triliun, sebesar Rp 62,1 triliun diblokir dan sebesar Rp 11 triliun tidak diblokir karena merupakan anggaran untuk pembayaran gaji dan kebutuhan operasional perkantoran yang harus tersedia dan dibayarkan di awal tahun.
Persyaratan administrasi atau dokumen pendukung sebagaimana dimaksud di atas sudah dirapatkan dan diputuskan di internal pemerintah, yang telah memenuhi aspek materialitas dan legalitas. Komisi X meminta pemerintah untuk meningkatkan koordinasi internal pemerintah dalam merencanakan, membahas, menetapkan Keppres dan menerbitkan DIPA.***
 
 
 

Baca Selengkapnya ....

UKK SMKN 1 KALABAHI TAHUN PELAJARAN 2012-2013

Posted by ictcentersmkalor Sabtu, 09 Maret 2013 0 komentar
Uji kompetensi keahlian pada SMK merupakan bagian dari Ujian Nasional. Hasil Uji Kompetensi Menjadi Indikator ketercapaian Standar Kompetensi Lulusan  yang tertuang dalam Permendiknas Nomor 28 tahun 2009, sedangkan bagi Stakeholder akan dijadikan sebagai informasi atas Kompetensi yang dimiliki si calon tenaga kerja. Uji Kompetensi Keahlian terdiri atas Ujian Teori dan Praktik Kejuruan 
Oleh karena kurikulum SMK di kembangkan dan dilaksanakan menggunakan pendekatan berbasik Kompetensi (competency bassed cirriculum ), maka Uji Kompetensi Keahlian harus menggunakan Metode Penilaian Berbasis Kompetensi ( competency bassed assessmant ) . Pelaksanaan Uji Kompetensi Berbasis 

Kompetensi diarahkan untuk mengukur dan menilai performansi peserta uji meliputi aspek pengetahuan, ketrampilan dan sikap
Teori Kejuruan mengukur pengetahuan dan pemahaman peserta didik terhdap landasan keilmuan di samping untuk menguji  analisis, daya nalar dan penyelesaian masalah, sedangkan Praktek Kejuruan mengukur kemampuan atau performansi peserta uji dalam mengerjakan sebuah penugasan atau membuat suatu produk sesuai tuntutan standar kompetensi








Berikut Kami berikan Foto-Foto Kegiatan UKK SMKN 1 Kalabahi Tahun pelajaran 2012-2013




























Baca Selengkapnya ....

Pemerintah Bentuk Tim Bersama Tindaklanjuti Keterlambatan Tunjangan Guru

Posted by ictcentersmkalor Jumat, 08 Maret 2013 0 komentar
Jakarta -- Pemerintah akan membentuk tim bersama guna menindaklanjuti keterlambatan penyaluran tunjangan guru periode 2012. Pembentukan tim ini untuk mencari solusi agar dana-dana seperti ini nantinya tidak terhambat lagi penyalurannya dan jelas akuntabilitasnya.
 
“Telah dibahas bersama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Agama. Masing-masing kementerian akan mengusulkan dua orang untuk dibentuk tim bersama,” kata Inspektur Jenderal Kemdikbud Haryono Umar di sela-sela pelantikan pejabat di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (8/03/2013).
 
Haryono mengungkapkan, pada 1 Juli 2012 telah ditransfer sebanyak Rp 40 triliun dana tunjangan guru dari Kementerian Keuangan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dari jumlah tersebut, kata dia, yang tersalurkan baru sebanyak Rp 30 triliun. “Artinya, masih ada Rp 10 triliun yang belum disalurkan dan itu adanya di pemerintah daerah,” katanya.
 
Atas temuan tersebut pihaknya kemudian melaporkan ke KPK. Dia ingin mengetahui lebih lanjut keberadaan uang tersebut dan konsekuensinya termasuk bunga dan lainnya. “Kami tidak punya kewenangan. Karena kewenangan tersebut ada di inspektorat daerah,” katanya.
 
Haryono mengungkapkan, dari sebanyak Rp 10 triliun dana tunjangan guru yang belum disalurkan tersebut terbanyak mengendap dan jumlahnya besar ada di provinsi-provinsi di Pulau Jawa. Bahkan, kata dia, ada kabupaten kota yang belum menyalurkannya. “Oleh karena itu, kita bawa ke KPK karena kita tidak punya kewenangan. Yang penting upaya pencegahan dilakukan, tapi kalau dibiarkan bisa jadi masalah,” katanya.
 
Haryono menjelaskan, Itjen Kemdikbud telah melakukan audit investigasi terhadap tunjangan guru dan dana alokasi khusus (DAK) di 10 provinsi. Dari audit tersebut, kata dia, ditemukan anggaran yang dipotong, diendapkan, dan DAK yang bermasalah. “Memang kita mendapatkan kondisi yang seperti itu,” katanya.
 
Itjen Kemdikbud, lanjut Haryono, juga melakukan monitoring dan evaluasi di seluruh provinsi dengan mengambil satu kabupaten kota sebagai sampel khusus untuk tahun 2012. Dari hasil evaluasi tersebut diperoleh dana yang sudah ditransfer oleh Kementerian Keuangan baru 30 persen yang disalurkan kepada guru. “Karena melihat kondisi seperti ini, kita tidak ingin dana pendidikan ini menjadi mubazir. Kualitas jadi tidak meningkat. Akhirnya kita minta kepada KPK untuk membahas ini secara bersama-sama,” katanya. (ASW)
 
 
 

Baca Selengkapnya ....

350 Pejabat Struktural Kemdikbud Hari Ini Dilantik

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta -- Sebanyak 350 pejabat struktural di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), hari ini Jumat (8/3/2013) dilantik Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh di Gedung A Kemdikbud, Jakarta. Pejabat-pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari 33 pejabat eselon II, 102 pejabat eselon III, dan 215 pejabat eselon IV.
Dalam kesempatan tersebut Mendikbud berpesan kepada para pejabat yang dilantik tentang pentingnya memfokuskan diri pada pemberikan layanan terbaik kepada masyarakat maupun institusi lain. "Tingkatkan komitmen, dedikasi dan fokuskan energi kita untuk memberikan layanan terbaik di setiap unit layanan kita," kata Menteri Nuh. Mendikbud juga menghimbau agar dibuat rekapitulasi berapa hutang piutang layanan yang belum dilunasi. "Kemudian targetkan kapan hutang layanan tersebut bisa dilunasi," ujar mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut.
Terkait dengan pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), Menteri sangat mengharapkan agar pengelolaannya sesuai prinsip-prinsip akuntabilitas. "Kita tidak ingin di masa-masa depan kita terjerat persoalan yang tidak kita inginkan," ujarnya. Namun demikian, tidak perlu ada rasa ketakutan yg berlebihan tentang pengelolaan APBN ini, dan apa yang menjadi program-program prioritas harus diupayakan terselesaikan, kata mantan Menkominfo tersebut.
3 Direktur Politeknik
Dalam kesempatan itu, tiga direktur politeknik negeri juga dilantik untuk memimpin tiga politeknik baru. Ketiga direktur politeknik tersebut yaitu Ir. Ilyas Mansur, MT. sebagai Direktur Politeknik Negeri Fakfak, Ir. Budi Thahjono, MM. sebagai Direktur Politeknik Negeri Madiun, dan Ir. Achmad Ansori, DEA sebagai Direktur Politeknik Negeri Madura.
Kepada ketiga direktur politeknik tersebut Menteri Nuh berpesan bahwa sebagai politeknik baru, agar diupayakan untuk meletakkan pondasi yang benar dan kokoh. "Baik pondasi manajemen maupun akademik, mumpung masih awal kembangkan tradisi akademik, semangat kerja keras dan taati aturan-aturan terkait akuntabilitas," pesan Mendikbud. (NW)




Baca Selengkapnya ....

RPP Lembaga Sensor Film, Kemdikbud Akomodir Masukan Insan Perfilman

Posted by ictcentersmkalor Kamis, 07 Maret 2013 0 komentar
Jakarta—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengakomodir masukan dari insan perfilman Indonesia terhadap Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Lembaga Sensor Film (LSF).
 
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud Kacung Marijan mengatakan, tugas pemerintah adalah memfasilitasi dengan tidak terlalu banyak mengatur untuk tumbuh dan berkembangnya film Indonesia yang bagus. Sebelum RPP ini disahkan, kata dia, pihaknya perlu mendengar masukan dari para pelaku film “Pada hari ini kita ingin memperoleh masukan pelaku insan perfilman. Kita sangat terbuka memperoleh masukan,” katanya pada rapat pembahasan RPP LSF di Kemdikbud, Jakarta, Kamis (7/03/2013).
 
Kacung menyampaikan, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk kelas menegah pada lima tahun terakhir maka kebutuhan akan hiburan meningkat. Saat ini kata dia, pusat film di Asia ada di India dan Hongkong. “Kalau pangsa pasar ini diisi oleh film lain kita kalah set terus. Kita ingin dunia film Indonesia lebih hebat lagi,” katanya.
 
Kacung meminta, penyusunan RPP ini tidak menggunakan pendekatan pasar atau kontrol penuh oleh negara, tetapi bertumpu pada pendekatan budaya. Menurut dia, konteks kultural menjadi penting. “Soal moral dan lain-lain menjadi lebih bijak. Kontrol tidak semata-semata dilakukan pemerintah, tetapi termasuk masyarakat,” katanya.
 
Hadir pada rapat anggota LSF Anwar Fuadi dan sejumlah artis film diantaranya Dude Herlino, Indra Birowo, Kirana Larasati, Desta, dan Lukman Hakim. Selain itu, dihadiri perwakilan produser film, sutradara, dan perwakilan gabungan studio film Indonesia.
 
Perwakilan artis meminta agar RPP ini tidak membelenggu artis untuk berekspresi. Mereka juga merasa mempunyai moral untuk membuat sebuah tontonan menjadi sebuah tuntunan. Anggota LSF yang diangkat diharapkan adalah orang-orang yang mengerti budaya dan seni film.
 
RPP LSF disusun mengacu pada pasal 66 Undang-Undang No.33 Tahun 2009 tentang Perfilman. Pembahasan RPP dilanjutkan dengan membentuk tim kecil yang akan mulai bertugas mulai pekan depan. (ASW)


Baca Selengkapnya ....

ANGKET/ POLLING UJIAN NASIONAL IMPLEMENTASI KURIKULUM SMK EDISI 2013

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Sehubungan dengan Implementasi Kurikulum SMK 2013 kami membuka polling untuk menghimpun pendapat dari warga SMK mengenai pelaksanaan Ujian Nasional. Untuk mengakses Polling KLIK DISINI

Dimohon untuk mengisi komentar setelah mengisi polling dengan menyebutkan nama dan asal sekolah/institusi. Terima Kasih. 




Baca Selengkapnya ....

20 Film Indonesia Pilihan Siap Tayang di Bioskop Keliling

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta -- Sebanyak 20 film Indonesia telah dipilih Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk ditayangkan di Bioskop Keliling yang akan disebar di berbagai wilayah di Indonesia. Film-film yang mengandung nilai-nilai pendidikan, budaya Indonesia, dan cinta tanah air seperti Petualangan Sherina, Garuda di Dadaku, Laskar Pelangi, Lima Elang, Darah garuda, dan lain-lain telah dibeli hak siarnya untuk ditayangkan di Bioskop Keliling.
Saat ini Bioskop Keliling sedang dalam tahap uji coba dan simulasi sebelum nantinya akan diserahterimakan ke unit pelaksana teknis (UPT) Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjen Kebudayaan) di seluruh Indonesia. "Nanti setelah dalam tahap uji coba berjalan lancar, akan diserahkan ke UPT Kebudayaan yang ada di daerah," ujar Yayuk Sri Budi Rahayu, kepala Sub Bagian Kerjasama Sekretariat Ditjen Kebudayaan, pada saat simulasi pemutaran film Bioskop Keliling di SMP Negeri 41 Jakarta Selatan, Kamis (8/3/2013).
Dari pengadaan tahun 2012, saat ini Ditjen Kebudayaan telah memiliki 20 unit Bioskop Keliling yang siap melayani masyarakat dengan hiburan yang mendidik. Di tahun 2013 ini direncanakan minimal 40 unit lagi akan ditambah. "Dari spesifikasi teknis pengadaan tahun 2012 akan kita evaluasi, mungkin ada yang bisa dihemat dan diefisienkan agar jumlahnya bisa lebih dari empat puluh," kata Kuat Prihatin, pejabat yang selama ini menangani pengadaan Bioskop Keliling, pada kesempatan tersebut. Bisa jadi jenis proyektornya diganti yang lebih murah, atau menggunakan mobil yang lebih kecil, ujar Kuat.
Diluncurkan Mendikbud
Bioskop Keliling diluncurkan secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, pada tanggal 28 Desember 2012, di halaman kantor Kemdikbud, Senayan Jakarta. Seluruh pejabat eselon I Kemdikbud turut hadir dalam peluncuran tersebut. Mendikbud menyambut gembira kehadiran bioskop keliling sebagai sarana memperkuat karakter bangsa.
Mendikbud dalam peluncuran tersebut menyatakan ada empat hal yang menjadi latar belakang mengapa bioskop keliling penting sebagai bagian dari layanan pendidikan dan kebudayaan. Pertama, tidak semua anak-anak didik maupun masyarakat Indonesia dapat menikmati produk-produk yang berupa film, dimana film-film tersebut sudah terseleksi baik dari sisi nilai maupun sinematografi. Kedua seiring dengan bergabungnya Ditjen Kebudayaan ke dalam Kementerian Pendidikan Nasional, menjadi tugas Kemdikbud untuk mengembangkan perfilman di Indonesia. Ketiga, Bioskop Keliling dapat diintegrasikan dengan TV Edukasi yang telah dimiliki Kemdikbud. Keempat, Bioskop Keliling ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana mengkomunikasikan kebijakan pendidikan dan kebudayaan kepada masyarakat. (NW)
Keterangan foto : Mendikbud saat luncurkan Bioskop Keliling akhir tahun 2012 yang lalu.



Baca Selengkapnya ....

Capaian Pendidikan untuk Semua di Indonesia Meningkat Siginifikan

Posted by ictcentersmkalor Senin, 04 Maret 2013 0 komentar
Bangkok, Thailand -- Indonesia telah membuat kemajuan signifikan di semua indikator pendidikan untuk semua (PUS). Meski demikian, capaian di bidang pendidikan anak usia dini, kecakapan hidup, dan mutu pendidikan masih butuh dipercepat. Tantangan yang sama dialami juga oleh negara-negara asia lainnya. Demikian benang merah pada kegiatan 13th Regional Meeting od National EFA Coordinators: The Big Push atau Pertemuan Koordinator Pendidikan untuk Semua (PUS) di Bangkok, Thailand, Selasa-Rabu (26-27/2).
Pada kegiatan yang dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal Lydia Freyani Hawadi dan Ketua Harian Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO Arief Rahman ini, para peserta memaparkan pencapaian enam indikator PUS di negaranya masing-masing.
Terdapat enam indikator untuk mengukur keberhasilan PUS, yaitu pendidikan dan perawatan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan kecakapan hidup, kemelekaksaraan, paritas gender, dan mutu pendidikan. Dipaparkan Lydia Indonesia sudah mencapai kemajuan yang signifikan pada semua indikator.
Pada angka melek aksara misalnya, target Dakar menetapkan pengurangan 50 persen jumlah buta aksara yang ada pada 2000 untuk tahun 2015. Tanpa harus menunggu sampai tahun 2015, Indonesia telah mencapai target ini pada tahun 2007 dengan jumlah melek aksara sebanyak 92,80 persen.
Keberhasilan yang sama juga terjadi pada paritas gender. Kemajuan signifikan telah dicapai Indonesia untuk menyediakan akses yang sama bagi perempuan dan laki-laki untuk semua jenjang pendidikan. Tahun 2011, indeks paritas gender pada SD mencapai 98,16 persen dan untuk SMP adalah 96,98 persen.
Capaian Indonesia yang amat baik, kata Dirjen PAUDNI, terdapat pula pada indikator pendidikan dasar universal. Di tahun 2011, angka partisipasi murni (APM) sekolah dasar mencapai 95,55 persen dan APK sekolah menengah pertama adalah 99,47 persen. Sementara untuk pendidikan anak usia dini, Indonesia sudah hampir mencapai target 75 persen, yakni 60,43 persen pada 2011.
"Capaian pada indikator-indikator ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberikan kado 100 tahun Indonesia pada tahun 2045, yaitu tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing secara global," kata Guru Besar Universitas Indonesia ini.
Pertemuan di ibukota negeri gajah putih ini merupakan tindak lanjut perjanjian Dakar di Senegal tahun 2000. Saat itu, 189 negara peserta forum sepakat menetapkan target-target yang hendak dicapai pada tahun 2015 terkait penyelenggaraan PUS. Kali ini, pertemuan di Bangkok dihadiri oleh perwakilan dari 27 negara termasuk Indonesia. (NW, sumber: paudni.kemdikbud.go.id)


Baca Selengkapnya ....

BUDAYA ALOR

Posted by ictcentersmkalor Minggu, 03 Maret 2013 0 komentar

 

  • TARI LEGO - LEGO

Tari Lego-Lego merupakan tarian tradisional Suku Abui, suku yang mendiami kampung tradisional Takpala, terletak di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tarian yang merupakan lambang kekuatan persatuan dan persaudaraan warga Suku Abui ini dilakukan secara massal dengan bergandengan tangan dan bergerkan secara melingkar.


Para penari memakai busana adat, sementara rambut kaum perempuan dibiarkan terurai. Di kaki para penari dipasang gelang perak yang akan memantulkan bunyi gemerincing jika digerakkan. Tetabuhan gong dan gendang dari kuningan atau moko mengiringi polah para penari yang bergerak rancak sambil mengumandangkan lagu dan pantun dalam bahasa adat setempat. Tari Lego-Lego dilakukan dengan mengelilingi tiga batu bersusun yang disebut mesbah, benda yang disakralkan dalam tradisi Suku Abui. Biasanya, Lego-Lego ditarikan selama semalam suntuk.


  • MUSEUM SERIBU MOKO

SEBANYAK 80-90 persen dari 355 item yang dipajang dalam museum ini merupakan hasil koleksi seorang warga keturunan Cina di Kalabahi, Toby Retika. Ketika dia memutuskan untuk meninggalkan Kalabahi, seluruh hasil koleksinya itu diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Alor pada September 2003. Misalnya, ada perahu naga, benda yang sangat penting dan sakral, yang menjadi representasi nenek moyang yang datang menggunakan perahu dan sekaligus tempat pelaksanaan upacara adat. Ada senjata busur dan panah, tenunan daerah, serta koleksi unggulannya, yakni moko.


Inilah museum, barangkali tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia, yang satu-satunya berambisi mengoleksi moko dalam jumlah banyak. Sudah ada satu moko paling besar dan 23 moko kecil. Berharap pada potensi budaya suku-suku di Alor, museum ini berambisi mengoleksi moko hingga 1.000 atau lebih. Orang Alor menyebut moko sebenarnya tidak lain untuk menamai nekara perunggu pada umumnya. Di museum ini satu-satunya moko yang paling besar tadi malah disebut moko nekara, sedangkan moko-moko kecil lainnya diberi nama berdasarkan ornamen atau hiasannya. Moko nekara merupakan salah satu hasil kebudayaan perundagian (zaman perunggu) yang digunakan masyarakat sebagai alat upacara. Nekara bertipe Heger I ini ditemukan oleh Simon J Oil Balol di dalam tanah di Desa Kokar, Alor Barat Laut, berdasarkan petunjuk mimpi. Jeskiel Nanggi, Kepala Museum Seribu Moko, mengatakan, berdasarkan petunjuk mimpi itu, saat bangun keesokan harinya, tepatnya 20 Agustus 1972, Simon menggali di tempat yang telah dibayangkan dalam mimpi. "Ternyata mereka menemukan moko nekara ini, lalu diangkat dengan sebuah upacara adat," katanya.
 
Berat nekara itu belum pernah ditimbang. Dari fisiknya, moko ini didesain menyerupai gendang atau tambur menurut sebutan masyarakat Alor. Bagian atasnya datar atau rata, di tengah-tengahnya gambar bintang, dan di tepi diberi pemanis berupa empat patung kodok (tetapi satu di antaranya telah hilang). Di bagian badan terdapat empat telinga, yakni dua di bagian kanan dan dua di kiri. Jeskiel tidak bisa menjelaskan makna moko dalam desain seperti itu. Moko nekara ini digunakan untuk pesta-pesta adat dan dijadikan semacam rebana atau induk gendang. Setelah penemuan di Kokar tadi, sekitar tahun 1976, nekara dibawa ke Kupang untuk dipajang di Museum Negeri Kupang. Akan tetapi, ketika Pemerintah Kabupaten Alor berniat membangun museum khusus menempatkan moko sebagai item unggulannya, nekara dibawa pulang ke Kalabahi per Februari 2004.

Selain moko nekara yang ditempatkan di tengah-tengah museum, di sekitarnya dipajang pula secara berderet 23 moko ukuran kecil, setinggi tiga atau empat jengkal orang dewasa. Misalnya, ada moko "pung lima anak panah" yang biasanya digunakan sebagai mas kawin dalam budaya Pantar. Ada moko jawa telinga utuh cap bintang dan cap satu bunga, ada moko belektaha cap bengkarung, ada moko malayfana palili dari Alor Timur, moko makassar bunga kemiri tangan panjang, moko aimala kumis besar. Sisanya, antara lain, moko cap naga, bulan, paria, dan cap rupa-rupa simbol lainnya.


Hampir pasti tidak ada masyarakat adat di negeri ini yang mengoleksi moko dalam jumlah banyak seperti suku-suku di Alor. Dalam sejarah peradaban suku-suku di sini, moko digunakan sebagai belis, atau mahar, atau mas kawin. Hingga kini, adat menjadikan moko sebagai mahar masih terus berlangsung. Dalam masyarakat adat Pantar Barat, misalnya, kata Jeskiel, kalau yang meminang adalah anak raja atau keturunan raja, darah biru, tokoh terhormat di masyarakat, dan gadis yang dipinang pun demikian, mas kawinnya berupa belasan moko. "Moko adalah simbol kehormatan dan kesetiaan cinta," tutur Jeskiel.
SAMPAI saat ini masih banyak suku yang menyimpang moko itu untuk kepentingan adat perkawinan. Namun, karena sudah banyak juga yang dibawa ke luar dari Alor oleh para pemburu barang antik, terutama ke Denpasar dan luar negeri, diperkirakan hanya suku-suku tertentu yang memiliki.

Lima wilayah potensial yang menyimpan moko ialah Alor Timur, Alor Selatan, Alor Barat Daya, Alor Barat Laut, dan Pantar. Klan atau suku yang masih menetapkan mas kawin dengan moko misalnya Suku Darang (Raja), Tawaka, Kalondama, Kawali, dan Balomasali. Tinggi rendahnya status sosial dinilai oleh banyaknya moko yang disanggupi saat membayar mas kawin. Seorang anak keturunan raja ketika ditetapkan membayar, misalnya, 10 moko, tetapi kenyataannya menyanggupi lima buah dan selebihnya disubstitusikan dengan uang akan berbeda penilaiannya.

Kata Jeskiel, moko memang diwajibkan sebagai mas kawin. Namun, kini sudah ada keputusan para tetua adat di Alor, paling tinggi hanya dua moko yang diwajibkan untuk dipenuhi seorang pria sebagai mas kawin. Tidak boleh kurang, boleh lebih, tetapi tidak diwajibkan untuk lebih dari dua moko. Sebenarnya, keputusan itu dapat menguntungkan Museum Seribu Moko jika gesit memburunya ke berbagai wilayah. Hal itu agar warga yang menyimpan lebih dari dua atau tiga moko dapat menyerahkan kelebihannya itu kepada museum moko karena dikhawatirkan akan diselundupkan ke luar daerah. Moko penting karena merefleksikan jalinan asmara, ikatan cinta antara seorang pemuda dan gadis dari berbagai suku di Alor. Jika ingin mendalami adat perkawinan Alor, saksikan moko di museum 











Baca Selengkapnya ....

Penilaian Berbasis Proses Diperkuat

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Magelang— Perubahan mendasar kurikulum 2013 terletak pada metodologinya. Siswa lebih banyak terlibat dalam proses pembelajaran yang menumbuhkan kreativitas. Karena itu, sistem penilaian berbasis proses akan diperkuat.
“Esensinya kita akan memperkuat penilaian berbasis proses dan kita tidak akan mempertentangkan penilaian berbasis output,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh di sela-sela acara pertunjukan wayang kulit bertajuk “Pagelaran Anak Negeri” di komplek taman wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (2/3/2013).
Mendikbud menjelaskan, sistem penilaian yang digunakan selama ini ada dua yaitu berbasis proses melalui rapor dan berbasis output melalui Ujian Nasional (UN). Tema besarnya, kata Mendikbud, adalah bagaimana memperkuat kedua basis penilaian itu. “Dua-duanya penting. Oleh karena itu, terbuka untuk kita akan meninjau dan mengevaluasi sistem penilaian  yang sekarang digunakan,” katanya.
Mendikbud menambahkan, pada tahun pelajaran 2012/2013 ini masih akan diselenggarakan UN. “Jadi tetap (ada UN) tahun ini untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK,” katanya.
Hadir pada acara Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan (Wamendikbud) Wiendu Nuryanti, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dan anggota Komisi X DPR dari Fraksi PAN Eko Hendro Purnomo, yang bertindak sebagai pemandu acara.
Pagelarang wayang dengan dalang Ki Manteb Soedharsono itu menampilkan lakon 'Ismoyo Maneges'. Ismoyo adalah perwujudan Semar, sedangkan maneges berarti minta petunjuk. Kisah ini berisi tentang kegelisahan Semar atas kondisi dunia. Dia kemudian semedi untuk meminta petunjuk dari Yang Maha Kuasa dan akhirnya bisa mengatasi beragam masalah.
Pada kesempatan tersebut, Mendikbud sempat menghampiri komunitas Budha dunia, yang sedang mengadakan ritual fire puja. Ritual ini sudah ada sejak 20 tahun lalu dan diadakan setahun sekali dengan waktu satu bulan penuh.(SAW).


Baca Selengkapnya ....

Mendikbud Buka Rakornas Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan

Posted by ictcentersmkalor Jumat, 01 Maret 2013 0 komentar
Jakarta -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh hari ini, Jumat (1/3/2013), membuka Rapat Koordinasi Nasional Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan dan Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah I-XII di Gedung D Kemdikbud. Rakornas dengan tema "Konsolidasi dan Optimalisasi Program Kemahasiswaan" tersebut akan berlangsung hingga tanggal 3 Maret mendatang.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbud, Illah Sailah selaku ketua penyelenggara kegiatan tersebut mengatakan hasil yang diharapkan dari Rakornas ini antara lain diperolehnya informasi umum pelaksanaan program kemahasiswaan. "Selain itu diharapkan adanya reorientasi dan kesamaan persepsi tentang kebijakan, program pengembangan mahasiswa, dan juga adanya hasil evaluasi program-program yang selama ini dilaksanakan," ujar dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut.
Dalam kesempatan itu Mendikbud mengkritisi kegiatan kemahasiswaan yang dinilainya agak terpinggirkan di perguruan tinggi. Padahal seharusnya kegiatan kemahasiswaan adalah hal yang harus dikedepankan, ujar mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut. "Paradigmanya harus digeser ke student first," kata Menteri Nuh menambahkan.
Selain itu para pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan dalam merumuskan kegiatan kemahasiswaan harus bermuara pada tiga aspek utama yaitu pengetahuan (knowledge), sikap (attitude), dan keterampilan (skill). "Jika ada kegiatan yang tidak memberi nilai tambah pada salah satu di antara tiga aspek tersebut, lebih baik dihapus saja," ujar mantan Menkominfo tersebut.
Menteri Nuh juga berpesan agar perguruan tinggi terus menumbuhkan optimisme di kalangan mahasiswanya. "Selain itu hal yang juga penting adalah tumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap tanah air," pesan Mendikbud. (NW)


Baca Selengkapnya ....

Strategi Pendidikan Menyiapkan Tenaga Terampil

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta—Pendidikan berperan penting dalam membangun daya saing bangsa, mengurangi kemiskinan , dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Peran penting pendidikan dalam pengembangan ekonomi di Indonesia terutama untuk menyediakan tenaga kerja terampil.
 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyampaikan tantangan dunia pendidikan ke depan semakin besar. Dia menyebutkan, berdasarkan prediksi McKensey (2012), kebutuhan tenaga kerja terampil di Indonesia akan meningkat dari 55 juta pada 2012 menjadi 113 juta pada 2030. “Pemerintah telah memfomulasikan sejumlah kebijakan strategis untuk menjawab tantangan ini, dua tahun lebih awal dari laporan itu (McKensey),” katanya pada Indonesia Summit 2013 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (28/2/2013).
 
Mendikbud menyebutkan, kebijakan pertama adalah meningkatkan wajib belajar dari sembilan tahun menjadi 12 tahun melalui pendidikan menengah universal. Targetnya adalah meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) sekolah menengah menjadi tidak kurang dari 97 persen. “Dan tidak ada lulusan SMP yang tidak melanjutkan ke SMA,” katanya.
 
Kebijakan kedua, lanjut Mendikbud, adalah meningkatkan akses ke pendidikan tinggi yang mengacu pada Undang-Undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Undan-undang itu menyatakan, pemerintah wajib menyelenggarakan sedikitnya satu akademi komunitas di setiap kabupaten. Selain itu, setidaknya ada satu universitas dan politeknik di tiap provinsi. “Ditargetkan akan dibangun 850 akademi komunitas pada 2025,” katanya.
 
Undang-undang itu, kata Mendikbud, juga menyebutkan, pemerintah mempunyai kewajiban menyediakan bantuan operasional bagi perguruan tinggi negeri (PTN) untuk meringankan beban mahasiswa. “Dan sedikitnya 20 persen mahasiswa baru di PTN berasal dari keluarga tidak mampu. Targetnya APK pendidikan tinggi mencapai 53 persen pada 2025,” katanya.
 
Mendikbud melanjutkan, strategi ketiga adalah merevisi kurikulum untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Kurikulum baru ini, kata Mendikbud, disusun untuk menyiapkan peserta didik menguasai keterampilan di abad 21. “Abad di mana kreativitas dan inovasi menjadi aset utama bagi seseorang untuk menghadapinya,” katanya.
 
Menteri Nuh menjelaskan, kurikulum baru ini menggunakan metode pendekatan saintifik. Suatu pendekatan siswa harus aktif terlibat dalam mengamati, bertanya, mengasosiasikan, dan melakukan eksperiman. “Diharapkan, proses pembelajaran dapat meningkatkan kreativitas peserta didik,” ujarnya. (IH)
 

Baca Selengkapnya ....

Jumlah Sekolah Pendaftar SNMPTN Naik 200 Persen

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta—Jumlah sekolah yang mendaftar siswanya mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 mengalami kenaikan hampir dua kali lipat. Pada tahun lalu jumlah sekolah yang mendaftar sebanyak 7.713.  “Tahun ini jumlah sekolah yang mendaftar mencapai di atas 13 ribu,” kata Humas Panitia SNMPTN Bambang Hermanto di Kemdikbud, Jumat (1/03/2013).
Bambang mengatakan, kenaikan ini disebabkan kebijakan panitia SNMPTN, yang membebaskan pungutan uang pendaftaran. Selain itu, kata dia, juga karena tidak ada lagi batasan akreditasi sekolah yang mendaftar. “Pertama karena gratis, kedua sekarang tidak ada lagi pembatasan. Siapapun bisa mendaftar tanpa takut rugi kehilangan uang,” katanya.
Seperti diketahui pada tahun lalu ada batasan akreditasi sekolah yang boleh mendaftar SNMPTN. Batasannya yaitu sekolah berakreditasi A 50 persen, B (30 persen),C (15 persen), dan tidak terakreditasi 5 persen.
Bambang mengatakan, perubahan kebijakan ini atas masukan dari masyarakat. Menurut dia, siswa yang memiliki ranking tinggi di kelas akan memilih jurusan favorit seperti kedokteran, arsitektur, dan ekonomi. Namun, sebagian siswa ada yang memilih jurusan lain yang dianggap kurang favorit. “Sesungguhnya semua prodi favorit, tergantung kita-nya,” katanya.
Pendaftaran SNMPTN bagi siswa masih tersisa tujuh hari lagi. Pendaftaran ditutup pada 8 Maret 2013. Mulai tahun ini, SNMPTN  yang akan diikuti 61 perguruan tinggi negeri (PTN) tidak membuka jalur ujian tulis, tetapi hanya jalur undangan.
Selain SNMPTN, pola seleksi masuk PTN melalui Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri (SM). Ada 62 PTN terlibat SBMPTN termasuk IAIN Walisongo Semarang, tetapi tidak semua perguruan tinggi melakukan seleksi mandiri. (ASW)


Baca Selengkapnya ....

SBMPTN Diluncurkan 15 Maret 2013

Posted by ictcentersmkalor 0 komentar
Jakarta—Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 direncanakan akan diluncurkan pada 15 Maret 2013 mendatang oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh. SBMPTN 2013 adalah mekanisme seleksi masuk ptn  melalui ujian tertulis dan atau keterampilan yang dilaksanakan secara serentak di 62 PTN.
“Siswa atau masyarakat bisa mengakses informasi terkait SBMPTN mulai 30 April,” kata Humas Panitia SNMPTN Bambang Hermanto di Kemdikbud, Jumat (1/03/2013).
Pendaftaran SBMPTN, kata Bambang, dilakukan secara online seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Peserta yang boleh mengikuti adalah lulusan tahun 2013, 2012, dan 2011.
Bambang mengatakan, daya tampung setiap perguruan tinggi masih dalam pembahasan. Jumlahnya, kata dia, tergantung dari rasio dosen dan mahasiswa, kapasitas ruang kelas dan lain sebagainya. “Harapan Pak Menteri daya tampung pt melalui jalur apapun seleksinya naik 10 persen,” katanya.
Bambang menyebutkan, ada tiga pola penerimaan masuk PTN yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri. Dia menjelaskan, bagi ptn yang hanya menyelenggarakan dua pola yaitu SNMPTN dan SBMPTN saja, komposisi rata-rata nasional penerimaannya 60:40.
Adapun bagi ptn yang menyelenggarakan tiga pola sekaligus, porsinya 50:30:20. “ITB dan UNPAD sejak tahun lalu tidak menyelenggarakan lagi seleksi mandiri,” katanya. (ASW).


Baca Selengkapnya ....

Twitter

MAJALAH DIKBUD

TUKAR LINK

ictcentersmkalor

Admin

Admin
Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita || Digital Areas - Original design by Bamz | Copyright of ict center smk alor.